Kayaknya saya berbakat jadi sales deh. Cukup membanggakan :D. Bagi saya gak semua orang punya kemampuan menjual. Alhamdulillah Allah menganugerahkannya buat saya. Selain bakat dagang dagangan sendiri, ternyata bakat terpendam saya adalah jadi SPG (sales promotion girl :D) buat dagangan temen ataupun orang lain. Pernah nih ya, kesekolah Nafila bawa bros manik-manik kesekolah, niatnya mau dijual hasil kongsi antara saya, nafila sendiri ama bu nuraini. Tapi payah dia mah dagangnya kurang perhitungan ama strategi, hampir salah harga juga kurang menggebu-gebu :D tapi...akhirnya laku ludes dengan sedikit bantuan promo dari saya (hahaha sombong) hag hag hag hag (minta dijitak).
Tapi sekarang yang mau saya ceritain adalah demam bekam yang lagi hot-hotnya melanda ruang guru normatif. Hubungan demam bekam sama keahlian sebagai sales adalah....
david berbekam :D
Jadi awalnya gini, saya itu salah satu orang yang anti ama obat-obatan kimia. Meskipun anak saya juga gak diimunisasi, tapi bukan berarti anti ama dokter dan pengobatan modern ya....kalo emang sakit, saya ke dokter kok, tapi..obatnya gak diminum. Sebagai perantara kesembuhan, herbal, kurma, madu ama bekam adalah pilihan utama ikhtiar saya.
david berbekam :D
Jadi awalnya gini, saya itu salah satu orang yang anti ama obat-obatan kimia. Meskipun anak saya juga gak diimunisasi, tapi bukan berarti anti ama dokter dan pengobatan modern ya....kalo emang sakit, saya ke dokter kok, tapi..obatnya gak diminum. Sebagai perantara kesembuhan, herbal, kurma, madu ama bekam adalah pilihan utama ikhtiar saya.
Alhamdulillah ya sesuatu banget, bekam jadi booming. Buat yang belum tau, bekam (hijamah) adalah ikhtiar pengobatan dengan cara menghisap darah dan mengeluarkannya dari permukaan kulit, yang kemudian
ditampung di dalam gelas. Bisa berdarah karena, setelah kulit di kop pake gelas bekam, kutit ditusuk pake jarum.
Hehe jangan bilang ngeri dulu, jarumnya kecil kok, malah sakitan digigit semut atau disuntik dari pada ditusuk jarum bekam. Jarumnya cuma nembus beberapa mikron dibawah permukaan kulit, beda sama jarum suntik yang masuknya jauuuuh kebawah permukaan kulit.
Tenang aja deh, gak usah takut pingsan juga ...darah yang diambil bukan darah segar, tapi darah statis yang emang udah gak dibutuhkan tubuh kita. Warnanya merah cenderung kehitaman, teksturnya lebih kental, malah kadang bisa dipegang kaya hati ayam. jijik kan? makanya buang lewat bekam :)
Hehe jangan bilang ngeri dulu, jarumnya kecil kok, malah sakitan digigit semut atau disuntik dari pada ditusuk jarum bekam. Jarumnya cuma nembus beberapa mikron dibawah permukaan kulit, beda sama jarum suntik yang masuknya jauuuuh kebawah permukaan kulit.
Tenang aja deh, gak usah takut pingsan juga ...darah yang diambil bukan darah segar, tapi darah statis yang emang udah gak dibutuhkan tubuh kita. Warnanya merah cenderung kehitaman, teksturnya lebih kental, malah kadang bisa dipegang kaya hati ayam. jijik kan? makanya buang lewat bekam :)
Penampakan darah bekam : statis dan kental (koleksi google)
Istimewanya, bekam juga tekhnik pengobatan yang dilakukan Rasullah SAW, bahkan beliau menyebutnya sebagai sebaik-baiknya pengobatan ;)
“Dari Humaid Ath Thawil ra, dari Annas bin Malik ra, Nabi SAW bersabda,“Sesungguhnya SEBAIK-BAIKNYA PENGOBATAN yang kalian lakukan adalah BERBEKAM”. (HR. Tirmidzi)
Bukan hanya ulama sekaliber Ibnu Qayyim Aljauziah saja yang menyatakan kehebatan hijamah, para ahli pengobatan dan dokter lintas negara mengatakan :
“Berpalingnya manusia dari cara pengobatan nubuwwah seperti halnya berpalingnya mereka dari pengobatan dengan Al-Qur`an, yang merupakan obat bermanfaat.” Dengan demikian, tidak sepantasnya seorang muslim menjadikan pengobatan nabawiyyah sekedar sebagai pengobatan alternatif. Justru sepantasnya dia menjadikannya sebagai CARA PENGOBATAN YANG UTAMA, karena kepastiannya datang dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala lewat lisan Rasul-Nya Shallallaahu ‘alaihi wasallam.
(Ibnu Qayyim Aljauziyah)
Dr.Ahmad Abdus Sami, Kepala Divisi Hepatologi Rumah Sakit Angkatan Darat Mesir. Di majalah Al-Ahrom, Ahmad berujar, “Unsur besi yang terdapat dalam darah manusia kadaranya berbeda-beda. Bisa berupa unsur panas yang dapat menyebabkan terhambatnya aktifitas sel-sel sehingga mengurangi imunitas terhadap virus. Karenanya pasien yang dalam darah kandungan besinya tinggi, raksi pengobatan lebih lambat dibandingkan pasien kandungan besinya rendah dalam darah. Risetnya juga membuktikan, pembuangan sebagian darah seperti dalam terapi bekam terbukti mampu memulihkan reaksi pengobatan menjadi lebih cepat sehingga bekam bisa diterapkan sebakai terapi pendamping pengobatan medis. Hasil percobaan yang pernah dilakukan Dr.Amir pada pasien terinveksi virus hepatitis C dan memiliki kadar besi cukup tinggi dalam darahnya. Setelah pasien diterapi bekam dan diberi obat Interferon dan Riboviron memiliki reaksi positif dan kekebalan meningkat. Padahal sebelum dibekam reaksi terhadap obat tersebut hampir tidak bereaksi.
Thomas W. Anderson (1985)
Juga mempublikasikan penelitian bekam dalam bentuk buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Method atau 100 Penyakit yang Dapat Diobati dengan Bekam.”
Prof . Canteil dari Perancis:
“Interferon bertambah setelah bekam dan organ kekebalan tubuh semakin kuat setelah bekam”.
Dr. Kawa Kurwawa dari Jepang:
“BEKAM DAPAT MENYEMBUHKAN PENYAKIT karena bekam membersihkan tubuh dari endapan darah yang mati dan sudah tidak mengikat oksigen”.
Banyak penelitian bekam dilakukan oleh ilmuwan negara barat. Seperti penelitian Kohler D (1990) yang dituangkan dalam buku berjudul, The Connective Tissue as The Physical Medium for Conduction of Healing Energy in Cupping Therapeutic Method (Jaringan Ikat sebagai Media Fisik untuk Menghantarkan Energi Pengobatan dengan Bekam).
Subhanallah..kalo masih belum puas, nih, hadist-hadist tentang bekam :
“Kalaulah dalam sesuatu dari apa yang kalian pergunakan untuk berobat adalah baik, maka hal itu adalah hijamah.”
Shahih Sunan Abi Daud, Al Albany, 2/731
“Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah hijamah.”
Hadits Shahih menurut syarat Asy-Syaikhany, Al Albany menshahihkannya dalam As-Silsilah As- Shahihah, 1053. Lihat pula Musnad Ahmad.
“Pengobatan yang paling utama yang kalian lakukan adalah hijamah.”
Muttafaq Alaihi; Al Bukhary, 5696; Muslim,1577
“Pada malam aku diisra’kan, aku tidak melewati sekumpulan malaikat kecuali mereka berkata, ‘Wahai Muhammad, suruhlah umatmu melakukan hijamah’.”
Diriwayatkan Ibnu Majah dan At-Tirmidzy, disebutkan dalam Shahihul-Jami’,5671,5672.
“Aku diberitahu Jibril bahwa hijamah adalah cara pengobatan yang paling bermanfaat untuk manusia.”
Shahihul Jami’, 218, Menurut Al Albany, ini hadis Shahih
Subhanallah lagi....jadi malaikatpun menyampaikan keutamaan bekam kepada Rasulullah...lalu siapa yang menyampaikan pada para malaikat kalau bukan Allah?? (saatnya bilang W-O-W-WOW!!)
Ada pertanyaan, kalo bekam adalah pengobatan ala Nabi, orang non muslim boleh dibekam juga gak? jawabannya, ya bolehlah, hak sehat kan milik siapa aja, dan islam berikut cara pengobatan ala nabi juga bersifat universal buat siapa saja :) . Kira-kira, kenapa ya bekam sebagai pengobatan ala Nabi Muhammad SAW disebut sebagai sebaik-baiknya pengobatan, yuk kita bandingkan dengan pengobatan ala dokter barat :
1. Pengobatan ala Nabi :
- Berdasarkan wahyu Allah swt.
- Beberapa diantaranya sudah teruji & dipraktekan Rasulullah saw, para sahabat ra. & generasi setelahnya
- Efisien & efektif
- bersifat holistic
- Mengandung keberkahan
2. Pengobatan ala barat
- Sebagian mengambil dr hasil pemikiran ilmuan islam, sebagian lagi hasil logika manusia
- Perlu uji coba (try & error)
- Belum tentu efisien & efektif
- Tidak bersifat holistic
- Belum tentu mengandung keberkahan
linknya disini
Subhanallah,,, masihkan kita meragukan bekam sebagai pengobatan ala Nabi Muhammad ini?
Yuk kita berbekam saat sehat untuk memeperkuat sistem imun kita, dan berbekam saat sakit sebagai pilihan utama ikhiar penyembuhan kita...karena detoksifikasi terbaik adalah berbekam, insyaallah...
----------
--------
Lalu balik lagi ke pertanyaan : jadi apa hubungannnya keahlian sales ama bekam?? ya gak ada hubungannya :D , kecuali temen-temen yang ikutan minta dianterin bekam. Hari senin saya berbekam bareng bu euis paaas bgt tuh tanggal 17 rajab , eh hari selasa bu deslina, nafila, sama bu eko minta dianter bekam juga, hari rabu, bertepatan tanggal sunnah 19 rajab rombongan bu nuraini, bu emma, bu BCL, bu ria, ama ummi asmiati minta dianter juga, dan hari ini 20 rajab, gantian bu yuyun sama bu erlina mau dibekam :D Alhamdulillah...semoga bekam dan thibbun nabawiy lainnya terus membooming sebagai pilihan utama pencegahan dan pengobatan manusia sebagai sebaik-baiknya pengobatan.
Bu nunu yang kemaren gak kebagian tumpangan menuju tempat bekam, bu nina yang katanya mau ngajak suaminya bekam, bu kris yang dari kemaren nanya-nanya doang :D, bu rohmah, yang numpang denger, bos wage yang senyum-senyum dipojokan doang, bu lili, bu roro, bu ika, bu ros, awan, bu sutiah, bu netty, bu aty , bu suharti, bu maria, bu wira, pak joko, pak is, pak kis, mr.bakri, pak yusuf madzkur, pak aziz, pak sae, pak baim, pak darwas, yang belum pernah, hayu atuh bekam, yang udah pernah..lanjutkan yaaaaaa :)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda, " barang siapa berbekam pada tanggal 17,19, dan 21 (dibulan hijriyah) maka dia akan sembuh dari setiap penyakit. " ( H.R. Abu Daud )
Istimewanya, bekam juga tekhnik pengobatan yang dilakukan Rasullah SAW, bahkan beliau menyebutnya sebagai sebaik-baiknya pengobatan ;)
“Dari Humaid Ath Thawil ra, dari Annas bin Malik ra, Nabi SAW bersabda,“Sesungguhnya SEBAIK-BAIKNYA PENGOBATAN yang kalian lakukan adalah BERBEKAM”. (HR. Tirmidzi)
Bukan hanya ulama sekaliber Ibnu Qayyim Aljauziah saja yang menyatakan kehebatan hijamah, para ahli pengobatan dan dokter lintas negara mengatakan :
“Berpalingnya manusia dari cara pengobatan nubuwwah seperti halnya berpalingnya mereka dari pengobatan dengan Al-Qur`an, yang merupakan obat bermanfaat.” Dengan demikian, tidak sepantasnya seorang muslim menjadikan pengobatan nabawiyyah sekedar sebagai pengobatan alternatif. Justru sepantasnya dia menjadikannya sebagai CARA PENGOBATAN YANG UTAMA, karena kepastiannya datang dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala lewat lisan Rasul-Nya Shallallaahu ‘alaihi wasallam.
(Ibnu Qayyim Aljauziyah)
Dr.Ahmad Abdus Sami, Kepala Divisi Hepatologi Rumah Sakit Angkatan Darat Mesir. Di majalah Al-Ahrom, Ahmad berujar, “Unsur besi yang terdapat dalam darah manusia kadaranya berbeda-beda. Bisa berupa unsur panas yang dapat menyebabkan terhambatnya aktifitas sel-sel sehingga mengurangi imunitas terhadap virus. Karenanya pasien yang dalam darah kandungan besinya tinggi, raksi pengobatan lebih lambat dibandingkan pasien kandungan besinya rendah dalam darah. Risetnya juga membuktikan, pembuangan sebagian darah seperti dalam terapi bekam terbukti mampu memulihkan reaksi pengobatan menjadi lebih cepat sehingga bekam bisa diterapkan sebakai terapi pendamping pengobatan medis. Hasil percobaan yang pernah dilakukan Dr.Amir pada pasien terinveksi virus hepatitis C dan memiliki kadar besi cukup tinggi dalam darahnya. Setelah pasien diterapi bekam dan diberi obat Interferon dan Riboviron memiliki reaksi positif dan kekebalan meningkat. Padahal sebelum dibekam reaksi terhadap obat tersebut hampir tidak bereaksi.
Thomas W. Anderson (1985)
Juga mempublikasikan penelitian bekam dalam bentuk buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Method atau 100 Penyakit yang Dapat Diobati dengan Bekam.”
Prof . Canteil dari Perancis:
“Interferon bertambah setelah bekam dan organ kekebalan tubuh semakin kuat setelah bekam”.
Dr. Kawa Kurwawa dari Jepang:
“BEKAM DAPAT MENYEMBUHKAN PENYAKIT karena bekam membersihkan tubuh dari endapan darah yang mati dan sudah tidak mengikat oksigen”.
Banyak penelitian bekam dilakukan oleh ilmuwan negara barat. Seperti penelitian Kohler D (1990) yang dituangkan dalam buku berjudul, The Connective Tissue as The Physical Medium for Conduction of Healing Energy in Cupping Therapeutic Method (Jaringan Ikat sebagai Media Fisik untuk Menghantarkan Energi Pengobatan dengan Bekam).
Subhanallah..kalo masih belum puas, nih, hadist-hadist tentang bekam :
“Kalaulah dalam sesuatu dari apa yang kalian pergunakan untuk berobat adalah baik, maka hal itu adalah hijamah.”
Shahih Sunan Abi Daud, Al Albany, 2/731
“Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah hijamah.”
Hadits Shahih menurut syarat Asy-Syaikhany, Al Albany menshahihkannya dalam As-Silsilah As- Shahihah, 1053. Lihat pula Musnad Ahmad.
“Pengobatan yang paling utama yang kalian lakukan adalah hijamah.”
Muttafaq Alaihi; Al Bukhary, 5696; Muslim,1577
“Pada malam aku diisra’kan, aku tidak melewati sekumpulan malaikat kecuali mereka berkata, ‘Wahai Muhammad, suruhlah umatmu melakukan hijamah’.”
Diriwayatkan Ibnu Majah dan At-Tirmidzy, disebutkan dalam Shahihul-Jami’,5671,5672.
“Aku diberitahu Jibril bahwa hijamah adalah cara pengobatan yang paling bermanfaat untuk manusia.”
Shahihul Jami’, 218, Menurut Al Albany, ini hadis Shahih
Subhanallah lagi....jadi malaikatpun menyampaikan keutamaan bekam kepada Rasulullah...lalu siapa yang menyampaikan pada para malaikat kalau bukan Allah?? (saatnya bilang W-O-W-WOW!!)
Ada pertanyaan, kalo bekam adalah pengobatan ala Nabi, orang non muslim boleh dibekam juga gak? jawabannya, ya bolehlah, hak sehat kan milik siapa aja, dan islam berikut cara pengobatan ala nabi juga bersifat universal buat siapa saja :) . Kira-kira, kenapa ya bekam sebagai pengobatan ala Nabi Muhammad SAW disebut sebagai sebaik-baiknya pengobatan, yuk kita bandingkan dengan pengobatan ala dokter barat :
1. Pengobatan ala Nabi :
- Berdasarkan wahyu Allah swt.
- Beberapa diantaranya sudah teruji & dipraktekan Rasulullah saw, para sahabat ra. & generasi setelahnya
- Efisien & efektif
- bersifat holistic
- Mengandung keberkahan
2. Pengobatan ala barat
- Sebagian mengambil dr hasil pemikiran ilmuan islam, sebagian lagi hasil logika manusia
- Perlu uji coba (try & error)
- Belum tentu efisien & efektif
- Tidak bersifat holistic
- Belum tentu mengandung keberkahan
linknya disini
Subhanallah,,, masihkan kita meragukan bekam sebagai pengobatan ala Nabi Muhammad ini?
Yuk kita berbekam saat sehat untuk memeperkuat sistem imun kita, dan berbekam saat sakit sebagai pilihan utama ikhiar penyembuhan kita...karena detoksifikasi terbaik adalah berbekam, insyaallah...
----------
--------
Lalu balik lagi ke pertanyaan : jadi apa hubungannnya keahlian sales ama bekam?? ya gak ada hubungannya :D , kecuali temen-temen yang ikutan minta dianterin bekam. Hari senin saya berbekam bareng bu euis paaas bgt tuh tanggal 17 rajab , eh hari selasa bu deslina, nafila, sama bu eko minta dianter bekam juga, hari rabu, bertepatan tanggal sunnah 19 rajab rombongan bu nuraini, bu emma, bu BCL, bu ria, ama ummi asmiati minta dianter juga, dan hari ini 20 rajab, gantian bu yuyun sama bu erlina mau dibekam :D Alhamdulillah...semoga bekam dan thibbun nabawiy lainnya terus membooming sebagai pilihan utama pencegahan dan pengobatan manusia sebagai sebaik-baiknya pengobatan.
Bu nunu yang kemaren gak kebagian tumpangan menuju tempat bekam, bu nina yang katanya mau ngajak suaminya bekam, bu kris yang dari kemaren nanya-nanya doang :D, bu rohmah, yang numpang denger, bos wage yang senyum-senyum dipojokan doang, bu lili, bu roro, bu ika, bu ros, awan, bu sutiah, bu netty, bu aty , bu suharti, bu maria, bu wira, pak joko, pak is, pak kis, mr.bakri, pak yusuf madzkur, pak aziz, pak sae, pak baim, pak darwas, yang belum pernah, hayu atuh bekam, yang udah pernah..lanjutkan yaaaaaa :)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda, " barang siapa berbekam pada tanggal 17,19, dan 21 (dibulan hijriyah) maka dia akan sembuh dari setiap penyakit. " ( H.R. Abu Daud )






