Cinta Kerja Harmoni

)I( Cinta Kerja Harmoni )I(

Rabu, 29 Mei 2013

Demam Bekam "Gak Pake David"

Kayaknya saya berbakat jadi sales deh. Cukup membanggakan :D. Bagi saya gak semua orang punya kemampuan menjual. Alhamdulillah Allah menganugerahkannya buat saya. Selain bakat dagang dagangan sendiri, ternyata bakat terpendam saya adalah jadi SPG (sales promotion girl  :D) buat dagangan temen ataupun orang lain. Pernah nih ya, kesekolah Nafila bawa bros manik-manik kesekolah, niatnya mau dijual hasil kongsi antara saya, nafila sendiri ama bu nuraini. Tapi payah dia mah dagangnya kurang perhitungan ama strategi, hampir salah harga juga kurang menggebu-gebu :D tapi...akhirnya laku ludes dengan sedikit bantuan promo dari saya (hahaha sombong) hag hag hag hag (minta dijitak). 
Tapi sekarang yang mau saya ceritain adalah demam bekam yang lagi hot-hotnya melanda ruang guru normatif. Hubungan demam bekam sama keahlian sebagai sales adalah....
                                              david berbekam :D


Jadi awalnya gini, saya itu salah satu orang yang anti ama obat-obatan kimia. Meskipun anak saya juga gak diimunisasi, tapi bukan berarti anti ama dokter dan pengobatan modern ya....kalo emang sakit, saya ke dokter kok, tapi..obatnya gak diminum. Sebagai perantara kesembuhan, herbal, kurma, madu ama bekam adalah pilihan utama ikhtiar saya.

Alhamdulillah ya sesuatu banget, bekam jadi booming. Buat yang belum tau, bekam (hijamah) adalah ikhtiar pengobatan dengan cara menghisap darah dan mengeluarkannya dari permukaan kulit,  yang kemudian ditampung di dalam gelas. Bisa berdarah karena, setelah kulit di kop pake gelas bekam, kutit ditusuk pake jarum.
Hehe jangan bilang ngeri dulu, jarumnya kecil kok, malah sakitan digigit semut atau disuntik dari pada ditusuk jarum bekam. Jarumnya cuma nembus beberapa mikron dibawah permukaan kulit, beda sama jarum suntik yang masuknya jauuuuh kebawah permukaan kulit.
Tenang aja deh, gak usah takut pingsan juga ...darah yang diambil bukan darah segar, tapi darah statis yang emang udah gak dibutuhkan tubuh kita. Warnanya merah cenderung kehitaman, teksturnya lebih kental, malah kadang bisa dipegang kaya hati ayam. jijik kan? makanya buang lewat bekam :)


Penampakan darah bekam : statis dan kental (koleksi google)

Istimewanya, bekam juga tekhnik pengobatan yang dilakukan Rasullah SAW, bahkan beliau menyebutnya sebagai sebaik-baiknya pengobatan ;)

“Dari Humaid Ath Thawil ra, dari Annas bin Malik ra, Nabi SAW bersabda,“Sesungguhnya SEBAIK-BAIKNYA PENGOBATAN yang kalian lakukan adalah BERBEKAM”. (HR. Tirmidzi)

Bukan hanya ulama sekaliber Ibnu Qayyim Aljauziah saja yang menyatakan kehebatan hijamah, para ahli pengobatan dan dokter lintas negara mengatakan :

“Berpalingnya manusia dari cara pengobatan nubuwwah seperti halnya berpalingnya mereka dari pengobatan dengan Al-Qur`an, yang merupakan obat bermanfaat.” Dengan demikian, tidak sepantasnya seorang muslim menjadikan pengobatan nabawiyyah sekedar sebagai pengobatan alternatif. Justru sepantasnya dia menjadikannya sebagai CARA PENGOBATAN YANG UTAMA, karena kepastiannya datang dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala lewat lisan Rasul-Nya Shallallaahu ‘alaihi wasallam.
(Ibnu Qayyim Aljauziyah)

Dr.Ahmad Abdus Sami, Kepala Divisi Hepatologi Rumah Sakit Angkatan Darat Mesir. Di majalah Al-Ahrom, Ahmad berujar, “Unsur besi yang terdapat dalam darah manusia kadaranya berbeda-beda. Bisa berupa unsur panas yang dapat menyebabkan terhambatnya aktifitas sel-sel sehingga mengurangi imunitas terhadap virus. Karenanya pasien yang dalam darah kandungan besinya tinggi, raksi pengobatan lebih lambat dibandingkan pasien kandungan besinya rendah dalam darah. Risetnya juga membuktikan, pembuangan sebagian darah seperti dalam terapi bekam terbukti mampu memulihkan reaksi pengobatan menjadi lebih cepat sehingga bekam bisa diterapkan sebakai terapi pendamping pengobatan medis. Hasil percobaan yang pernah dilakukan Dr.Amir pada pasien terinveksi virus hepatitis C dan memiliki kadar besi cukup tinggi dalam darahnya. Setelah pasien diterapi bekam dan diberi obat Interferon dan Riboviron memiliki reaksi positif dan kekebalan meningkat. Padahal sebelum dibekam reaksi terhadap obat tersebut hampir tidak bereaksi.

Thomas W. Anderson (1985) 
Juga mempublikasikan penelitian bekam dalam bentuk buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Method atau 100 Penyakit yang Dapat Diobati dengan Bekam.”

Prof . Canteil dari Perancis: 
“Interferon bertambah setelah bekam dan organ kekebalan tubuh semakin kuat setelah bekam”.

Dr. Kawa Kurwawa dari Jepang: 
“BEKAM DAPAT MENYEMBUHKAN PENYAKIT karena bekam membersihkan tubuh dari endapan darah yang mati dan sudah tidak mengikat oksigen”.
Banyak penelitian bekam dilakukan oleh ilmuwan negara barat. Seperti penelitian Kohler D (1990) yang dituangkan dalam buku berjudul, The Connective Tissue as The Physical Medium for Conduction of Healing Energy in Cupping Therapeutic Method (Jaringan Ikat sebagai Media Fisik untuk Menghantarkan Energi Pengobatan dengan Bekam).

Subhanallah..kalo masih belum puas, nih, hadist-hadist tentang bekam :
“Kalaulah dalam sesuatu dari apa yang kalian pergunakan untuk berobat adalah baik, maka hal itu adalah hijamah.”
Shahih Sunan Abi Daud, Al Albany, 2/731
“Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah hijamah.”
Hadits Shahih menurut syarat Asy-Syaikhany, Al Albany menshahihkannya dalam As-Silsilah As- Shahihah, 1053. Lihat pula Musnad Ahmad.
“Pengobatan yang paling utama yang kalian lakukan adalah hijamah.”
Muttafaq Alaihi; Al Bukhary, 5696; Muslim,1577

“Pada malam aku diisra’kan, aku tidak melewati sekumpulan malaikat kecuali mereka berkata, ‘Wahai Muhammad, suruhlah umatmu melakukan hijamah’.”
Diriwayatkan Ibnu Majah dan At-Tirmidzy, disebutkan dalam Shahihul-Jami’,5671,5672.
“Aku diberitahu Jibril bahwa hijamah adalah cara pengobatan yang paling bermanfaat untuk manusia.”
Shahihul Jami’, 218, Menurut Al Albany, ini hadis Shahih

Subhanallah lagi....jadi malaikatpun menyampaikan keutamaan bekam kepada Rasulullah...lalu siapa yang menyampaikan pada para malaikat kalau bukan Allah??  (saatnya bilang W-O-W-WOW!!) 

Ada pertanyaan, kalo bekam adalah pengobatan ala Nabi, orang non muslim boleh dibekam juga gak? jawabannya, ya bolehlah, hak sehat kan milik siapa aja, dan islam berikut cara pengobatan ala nabi juga bersifat universal buat siapa saja :) . Kira-kira, kenapa ya bekam sebagai pengobatan ala Nabi Muhammad SAW disebut sebagai sebaik-baiknya pengobatan, yuk kita bandingkan dengan pengobatan ala dokter barat :

1. Pengobatan ala Nabi :
 - Berdasarkan wahyu Allah swt.
 - Beberapa diantaranya sudah teruji & dipraktekan Rasulullah saw, para sahabat ra. & generasi setelahnya
 - Efisien & efektif
 - bersifat holistic
 - Mengandung keberkahan

 2. Pengobatan ala barat
 - Sebagian mengambil dr hasil pemikiran ilmuan islam, sebagian lagi hasil logika manusia
 - Perlu uji coba (try & error)
 - Belum tentu efisien & efektif
 - Tidak bersifat holistic
 - Belum tentu mengandung keberkahan
linknya disini 

Subhanallah,,, masihkan kita meragukan bekam sebagai pengobatan ala Nabi Muhammad ini?
Yuk kita berbekam saat sehat untuk memeperkuat sistem imun kita, dan berbekam saat sakit sebagai pilihan utama ikhiar penyembuhan kita...karena detoksifikasi terbaik adalah berbekam, insyaallah...

----------
--------
Lalu balik lagi ke pertanyaan : jadi apa hubungannnya keahlian sales ama bekam?? ya gak ada hubungannya :D , kecuali temen-temen yang ikutan minta dianterin bekam. Hari senin saya berbekam bareng bu euis paaas bgt tuh tanggal 17 rajab  , eh hari selasa bu deslina, nafila, sama bu eko minta dianter bekam juga, hari rabu, bertepatan tanggal sunnah 19 rajab rombongan bu nuraini, bu emma, bu BCL, bu ria, ama ummi asmiati minta dianter juga, dan hari ini 20 rajab, gantian bu yuyun sama bu erlina mau dibekam :D Alhamdulillah...semoga bekam dan thibbun nabawiy lainnya terus membooming sebagai pilihan utama pencegahan dan pengobatan manusia sebagai sebaik-baiknya pengobatan. 

Bu nunu yang kemaren gak kebagian tumpangan menuju tempat bekam, bu nina yang katanya mau ngajak suaminya bekam, bu kris yang dari kemaren nanya-nanya doang :D, bu rohmah, yang numpang denger,  bos wage yang senyum-senyum dipojokan doang, bu lili, bu roro, bu ika, bu ros, awan, bu sutiah, bu netty, bu aty , bu suharti, bu maria,  bu wira, pak joko, pak is, pak kis, mr.bakri, pak yusuf madzkur, pak aziz, pak sae, pak baim,  pak darwas, yang belum pernah, hayu atuh bekam, yang udah pernah..lanjutkan yaaaaaa :)


Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda, " barang siapa berbekam pada tanggal 17,19, dan 21 (dibulan hijriyah) maka dia akan sembuh dari setiap penyakit. " ( H.R. Abu Daud )


Senin, 20 Mei 2013

Halal-kah? #eh

Pernah suatu ketika, aisyah ngerengek-rengek sampe nangis hebat (nangis kok hebat) gara-gara ada tamu yang datang bawa oleh-oleh roti merk terkenal (roti yang bisa ngomong). saking terkenalnya, diawal-awal boomingnya,outlet mereka sukses bikin orang2 berdasi, tante2 berhighheels, anak-anak remaja generasi "lo-gw-end" sampe emak-emak istri pejabat rela antri kaya ngantri nukerin kupon sembako di pekan terakhir ramadhan.




Pernah juga suatu ketika juga (kalo temen saya yang guru bahasa Indonesia baca tulisan ini, bisa-bisa dituduh pencemaran bahasa Indonesia yang baik dan benar nih gara-gara pemborosan kata gini :D). hehe. balik lagi ke suatu ketika, selepas ngajar, tiba-tiba di meja udang nangkring seonggok makanan berlabel tidak saya kenal, karena datangnya jauuuuhh kadang dari jepang, singapura, malaysia, bahkan korea hasil bawaan teman-teman yang kebagian dinas disana. Alhamdulillah, jauh-jauh mereka pergi, tetep inget ama yang disini :)
Tapi.....saya jadi ragu-ragu nih...makan...gak...makan...gak....#mmmmm mmmm ??? ???

--------------------
Masalahnya aisyah bukan nangis karena tamunya, tapi gara-gara roti yang kekeuh dia minta, sayapun kekeuh gak mau ngasih. kejam? sadis? pelit? gak tuh, tapi karena tidak saya temukan label bulatan hijau bertulis Majelis Ulama Indonesia. Begitupun pada makanan yang dibawa dari luar negeri tadi. tidak ada logo atau keterangan dari negara setempatnya yang menyatakan jaminan halal untuk dikonsumsi orang-orang islam.

 Islam, agama yang Allah ridhoi telah mengatur segala urusan sebagai panduan bagi manusia, termasuk soal makanan. Allah telah memisahkan antara yang baik bagi manusia dan yang buruk bagi manusia. Dia juga yang telah memisahkan antara yang halal dan yang diharamkan-Nya.

Makanan  haram dalam Islam ada dua kategori :

1. Ada yang diharamkan karena dzatnya. Maksudnya asal dari makanan tersebut memang sudah haram, seperti: bangkai, darah, babi, anjing, khamar, dan selainnya.
2. Ada yang diharamkan karena suatu sebab yang tidak berhubungan dengan dzatnya. Maksudnya asal makanannya adalah halal, akan tetapi dia menjadi haram karena adanya sebab yang tidak berkaitan dengan makanan tersebut. Misalnya: makanan dari hasil mencuri, upah perzinahan, sesajen perdukunan, dan lain-lain.

“Hai sekalian manusia! Makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS Al Baqarah: 168)

Nah tu kan, Allah menyerukan pada manusia, (jadi kalo ngerasa manusia, ya ikutin dong :) ) agar kita makan makanan yang halal lagi baik (halalan thoyyiban). kalo di Indonesia, halalnya ya bisa dilihat dari ada atau tidaknya logo MUI pada produk. sedangkan ke-thoyyib-annya bisa dilihat dari LP POM . Dua label itu yang pertama kali saya cari ketika akan mengkonsumsi produk. kalo gak ada ya mendingan cari produk lain yang ada.

Senenernya, roti yang bisa ngomong tadi pernah dapet sertifikat halal di tahun 2002, tapi entah kenapa alasannya, mereka tidak lagi memperpanjang sampai akhirnya MUI mencabutnya di tahun 2005 dan nekat tanpa logo MUI sampe sekarang. Sedangkan ya, yang namanya roti itu punya beberapa titik kritis yang banyak. emang sih gak ekstrim kaya roti isi daging babi atau roti abon guguk gitu...tapi banyak banget hal yang bisa menyebabkan kehalalan roti tersebut wajib dipertanyakan. 

untuk pembahasan selengkapnya tentang titik kritis roti, saya pernah baca penjelasannya dari akun twitter @halalcorner silahkan klik disini. 

Rasulullah pernah bersabda :
“Yang halal itu sudah jelas dan yang haram pun sudah jelas; dan di antara keduanya ada hal-hal yang musytabihat (syubhat, samar-samar, tidak jelas halal haramnya), kebanyakan manusia tidak mengetahui hukumnya. Barangsiapa hati-hati dari perkara syubhat, sungguh ia telah menyelamatkan agama dan harga dirinya.” (HR Muslim)

yang halal jelas....yang haram juga jelas...ditengahnya ada yang meragukan (syubhat). kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. kadang juga udah gak tau, ragu-ragu , ngeyel pula :D. itu baru roti...produk lain juga harus kita cermati bersama. jangan puas dengan jawaban pelayan restoran pas kita tanya :
"mba, ini halal gak ya"
kata pelayannya "oh halal, saya juga orang islam kok"
"kalo gitu, udah punya sertifikat halal dari MUI dong, kok gak dipamerin?"
kata pelayannya lagi " udah, tapi disimpen dikantor"
 
itu dialog beneran loh, waktu saya nanya ke salah satu gerai donat terkenal yang letaknya selalu bersebelahan sama roti yang bisa ngomong. Kalo emang bener ada serifikat halalnya ya dipamerin dong, itu tandanya menghormati pembeli muslim. karena gak puas, saya tanya langsung sama official twitter MUI @halalindonesia, benarlah dugaan saya, donat tersebut belum pernah meregistrasikan ke halalannya. sedangkan tetangganya, si roti ngomong itu sertifikat halalnya udah gak ada sejak tahun 2005. dan itu artinya dua produk itu syubhat dan harus ditinggalkan. itupun kalo mau menyelamatkan agama dan harga dirinya sendiri. (kata hadist yang tadi loh ya...)

Pernah baca pepatah you are what you eat kan? kamu adalah yang kamu makan. kalo makanan yang dimakan baik, maka insyaallah pengaruhnya besar terhadap akhlaqnya, hatinya, serta diterimanya amal-amal kita. Sedangkan makanan yang haram mempunyai dampak buruk bagi manusia, yang kalaulah dampak itu hanyalah tidak dikabulkannya do’apun niscaya hal itu merupakan kerugian yang besar. Karena seorang hamba tidak lepas dari kebutuhan berdo’a kepada Allah. sereeem banget, kalo Allah gak mau ngabulin doa-doa gara gara banyaknya yang haram dalam diri kita, mau minta ama siapa?? naudzubillah :'(

jadi, itulah alasan saya kekeuh gak ngasih aisyah, karena ia amanah saya, maka kewajiban saya mengajarkan ia memilah-milah yang halal dari yang haram dan syubhat. dengan ini juga, saya mengajak kawan-kawan sekalian, ayo kita bertindak tegas pada produsen makanan untuk meregistrasi produknya atau kita tinggalkan produk tersebut. mungkin aja sebagian produsen tersebut beranggapan " ah gada halal MUI juga tetep laku" nah itu yang harus kita desak.Bagaimana kalo kita tantang dengan : kalo memang halal, silahkan tunjukan! karena produk halal adalah tanggung jawab kita bersama.Meninggalkan yang haram dan syubhat juga kewajiban kita bersama!
 


Rasulullah telah bersabda: “Akan datang suatu zaman, sese-orang tidak akan peduli terhadap apa yang ia ambil, apakah itu halal atau haram.” (HR. Bukhari).
-------




Senin, 06 Mei 2013

Jodoh Untuk Mawar



Tulisan kali ini didapat dari berbagai penjuru inspirasi. Inspirasi pertama saya dapat dari tulisan di blog salah seorang teman tentang pilihan dan jodoh.
Inspirasi kedua berasal dari percakapan ringan dan singkat dengan teman yang tanpa sengaja bertemu di penjual minuman koperasi sekolah kami.
" kapan nikaaah?" <---ini :d="" adalah="" allah="" apa-apa="" artinya="" basa-basi="" belum="" bisa="" bukan="" cepetan="" dari="" dengan="" dia="" diiih="" disangkal="" disapapun="" fakta="" gak="" gimana="" hampir="" hanya="" i="" itu="" jadi="" jawabannya="" jodoh.="" jodoh="" jodohnya="" ka-lem="" kalau="" kalo="" kapan="" katanya="" kaya="" kompor="" lain="" lama-lama="" lemper="" meledug="" mengatur="" menikah.="" menjawab="" nunjukin="" optimisme="" pacaran="" pertanyaan="" provokatif="" sama="" sampai="" sang="" sangat="" sapaan="" saya="" sayangnya="" segala="" serius="" sesuai="" tanpa="" tapi="" tau="" tentang="" teori="" tepat.="" tidak="" urusan="" ya="" yang="">actionnya. Maksud saya, mana mungkin dia pacaran kalau dia benar-benar percaya bahwa Allah yang mengatur jodohnya, kenapa harus berikhtiar dengan ber-pa-car-an ?? nah loh??
ayolooohhhh (hehe piss meeen)

Baiklah, kita tinggalkan si inspirator kedua dengan teori jodoh yang ia anut. Mari berlanjut ke inspirator ketiga, yang bisa disebut dengan inspirator besar di tulisan ini. Meskipun saya sudah mengantongi izin dari si-empu-nya cerita, tapi ia enggan buat di publikasikan nama, identitas dan tempat kejadiaannya. maka dari itu pemirsa, jika ada persamaan nama tokoh, waktu dan tempat kejadian itu hanyalah sebuah kebetulan saja :D

Boleh dibilang ini sumbangan cerita dari salah seorang sahabat sebut saja mawar, bukan nama sebenarnya :D seorang akhwat yang pernah melewati masa pencarian jodohnya dengan penuh onak duri, licin, terjal, padat dan merayap. Selepas kuliahnya, ada perubahan besar yang terjadi pada dirinya. menurut pengakuannya, dulu mawar bukan apa-apa dan siapa siapa meskipun tergolong mahasiswi pintar. Sampai akhirnya ia menemukan "apa-apa dan siapa-siapa" dirinya ketika ia mulai duduk melingkar bersama teman-temannya yang lain dalam ikatan halaqoh yang dibina murabbiah dengan semangat dakwah yang menular kepada yang lain, termasuk mawar.

---------
-------------

Terlalu berlebihan memang ketika saya menuliskan pencarian jodoh mawar penuh onak duri, licin, terjal, padat dan merayap. Sangat hiperbola. itu hanya bentuk ke-lebay-an penulis saja :D
Meskipun demikian, saya memang dengan setia mengikuti jalan cerita mawar yang pada waktu itu sempat terpikir "Ya Allah kayak sinetron aja" (sambil ngelus dada). Gimana tidak, ditempat kerjanya , mawar mendapat ujian keimanan tentang hal yang baru-baru ini menjadi prinsipnya : "nikah tanpa pacaran, bisa kok!" . Meskipun, ujian iman mawar belum bisa dikategorikan pacaran, tapi mawar dan saya sama-sama sepakat bahwa itu termasuk zina hati karena sudah masuk dalam zona "kepikiran" setelah bebarapa bulan berinteraksi dengan teman sekerjanya yang non-mahram itu. sebut saja namanya bumi, bukan mana sebenarnya (astaghfirullah....)

Allah berfirman :

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (Al-Israa': 32).


Didalam akal sehatnya, mawar sadar -sesadar-sadarnya tentang ayat itu, namun tampaknya setan memang gencar meniup-niupkan keindahan, membungkus bangkai menjadi buket mawar. Maka, ketika sepertiga malamnya ia habiskan dengan memohon perlindungan kepada Allah dalam doa dan sujudnya yang panjang, berkali-kali ia mengkhianati akal sehatnya lagi.

------
---------

Dari curhat (curahab hati) mawar, saya bisa membayangkan bahwa Bumi adalah typical orang yang sederhana namun unik dan awalnya banyak yang menganggap freak
. seseorang yang berasal dari keluarga aktivis dakwah, namun bukan bagian dari aktivis dakwah... dan tertutup. Ya, itu saja yang saya ketahui, tidak juga ingin mengetahui lebih. (bima bukan urusan saya, mawarlah urusan saya. batin saya pada saat itu)

----
-----

Dilain waktu, mawar berkisah sepertinya Bumi memancarkan sinyal "positif" yang semakin hari-semakin nyata lewat "silaturahim" yang cukup intens. (sungguh saya sangat prihatin.pen)Tidak disangkal bahkan tidak ada usaha untuk menyangkal, akunya.
"Sepertinya Bima mengkhitbah, ukh"!! (apa nih maksud sepertinya??, tanya saya dalam hati)
tanpa ditanya, mawar menjelaskan kata "seperti"nya yang ternyata perbuatan yang dapat diartikan Bumi (siap-akan-atau apalah namanya) mengkhibah. Saya yakin, bukan nada bahagia disana, disuara mawar ketika menjelaskan dialognya dengan bumi tentang bagaimana bumi menyanggupi menghafal 40 ayat alquran yang berisi peringatan tentang hari berbangkit sebagaimana disyaratkan mawar sebagai calon suaminya. Bukan tanpa alasan, tapi setiap mawar membacanya, timbul optimisme tentang dunia dan akhirat secara bersamaan.

---
----
untuk pertama kalinya ingin rasanya saya berteriak di telinganya, saya muak!! selesaikan sendiri!! bahkan semakin menjadi setelah saya mendengar pengakuannya kali ini ( dialog bertanda kurung = Penulis)
" ana nolak ukh, ana tau caranya salah, tapi ana gak punya pilihan lain"
"(kenapa? bukannya anti bilang dia ujian keimanan anti? bukannya itu artinya anti seharusnya bahagia sama khitbahnya?)"
"ana gak pernah bilang anak suka sama dia ukh, cuma kepikiran"
"(Apalah namanya itu, bagi saya sama aja. lalu apa alasan anti nolak)"
"ana bilang ana gak suka dia, tapi justru suka sama orang lain"
"(HAH!!!! jangan bercanda deh)" <<<<----sebenarnya ada="" akhwat="" alasan="" ana="" anti="" apa-apa="" apa="" baiknya="" banyak="" bersabar="" bilang="" bisa="" cari-cari="" dan="" dengan="" dia="" diri="" gak="" hal="" hening="" i="" ingin="" ini.="" jangan="" juga="" jujur="" k.o="" kalo="" kenapa="" khawatir="" khawatirin.="" konsidi="" lagi="" mau="" mencemarkan="" menzholimi="" nama="" pukul="" saat="" sakit.="" saya="" sekali="" sendiri.="" sendiri="" siapa-siapa="" tanya-tanya="" tapi="" tau="" termasuk="" tolong="" udah="" ukh="" yang="">ilfil sama ana, yang penting dia menjauh dan gak banyak bertanya."
---
----
Tampaknya alasan yang dibuat-buatnya itu "berhasil". Berhasil membuat mawar untuk pertama kalinya merasa bersusah payah hanya untuk menelan ludah di tenggorokannya sendiri. Dengan hati yang dikuat-kuatkan, mawar menghadiri "UNDANGAN" itu. Tersenyum meskipun perih...

Alhamdulillah saya tidak mendapati mawar terpuruk. Bahkan sangat cepat dia menata hatinya kembali dan menjalani hidup seperti tidak ada sesuatu terjadi padanya. (Meskipun hari-harinya masih terselip kata " seandainya dan seandainya").Kecuali, ketika kembali mawar mengelak saat seorang ikhwan yang direkomendasikan muroobiahnya untuk bertaaruf.
hari-hari mawar disibukan dengan kerja, kerja sosial, dan halaqoh saja. Sambil sibuk memperbaiki amalan-amalan dan memperbanyak istighfar, terselip satu permohonan...

"Ya Allah, datangkanlah seorang pemuda akhir zaman untuk menyempurnakan separuh dien ku yang lainnya. seorang yang menempatkan-Mu, dan Rasul-Mu sebagai cinta tertingginya. Pemuda akhir zaman yang dapat membangun sakinah kami sampai syurga"

Setahun kemudian, ....alhamdulillah mawar menikah dengan ikhwan akhir zaman yang telah Allah tuliskan di lauh mafuz, jauh sebelum mawar dilahirkan. Saya yakin mawar berbahagia bersama imamnya itu. Dengan laki-laki yang memulai malam pengantinnya dengan memegang ubun-ubunnya lalu membaca ˜basmalah’ serta melafalkan do’a berkah ˜Ya Allah, aku memohon kebaikannya & kebaikan tabiatnya nan ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya & kejelekan tabiat nan ia bawa"
... Seorang laki-laki melantunkan surat Ar-Rahman dalam sholat sunnah 2 rakaat mereka yang pertama sebagai suami istri....

(tentang gangguan kesehatan, mawar menceritakan pada saya, semua hampir teratasi. Tanpa menyembunyikan apapun dari calon suaminya, mawar menuliskan dalam proposal taaruf : penyakit yang pernah diderita : (*********sensor*****) calon suaminya menerima dengan ucapan insyaallah. karena memang bukan penyakit yang membahayakan, tidak juga menular. hanya butuh kesabaran dan ketelatenan)

---
----

fffyyyuuh panjang juga ya ceritanya :D .

Pelajaran yang saya petik soal mawar adalah
seperti halnya rizki yang sudah di tuliskan di Lauh Mahfuz sana, jodoh juga harus di usahakan dengan ikhtiar dan do'a ,di cari dengan jalan halal. Didalam al-quran dijelaskan bahwa laki-laki yang baik akan mendapatkan wanita-wanita yang baik dan begitupula sebaliknya,tetapi pada kenyataannya laki-laki yang baik mendapatkan wanita-wanita yang kurang baik. (surat an nur : 26)

Selain itu sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama, martabat, harta dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (HR Bukhari dan Muslim).


Karena seperti halnya rizki yang harus kita cari dengan pekerjaan halal agar rizki yang kita dapat itu membawa keberkahan untuk hidup kita, begitu pula jodoh..
Bersabarlah wahai ukhti...ketika jodohmu tidak jua datang di dunia, yakinlah Allah akan mempertemukan jodohmu di sana kelak...di kehidupan akhir yang abadi. dan wahai ukhtiku...senantiasalah genggam azzam dihatimu, dan kenakan selalu hijab takwamu....


----------------untuk ukhti mawar penyuka hujan dan bunga lily----------------------